Kita hidup di dunia yang penuh dengan keberagaman, baik itu suku/etnis, budaya, agama, maupun bentang alamnya. Kita tidak akan pernah tau kondisi di tempat lain jika tidak pernah menjajakinya. Orang yang tidak pernah keluar dari daerahnya cenderung berpikiran sempit. Hal ini disebabkan karena keterbatasan dalam berpikir yang dipengaruhi oleh nilai-nilai yang berlaku dalam lingkungan tempat tinggal yang sejenis. Tidak perlu keluar hingga ke tempat yang terlalu jauh, seperti keluar negeri. Cukup keluar dari golonganmu, kotamu, atau bahkan pulaumu. Niscaya kamu akan melihat banyaknya perbedaan diluar sana yang dapat memperkaya wawasan dan cara berpikir kita dalam menatap dunia. Begitu hebatnya ciptaan Sang Maha Kuasa, menciptakan beraneka macam makhluk dan detail bentang alam yang berbeda. Kita sebagai makhluk ciptaanNya yang dapat berpikiran kompleks disatukan atas dasar satu kesamaan, yakni manusia. Perbedaan golongan, budaya, warna kulit maupun bentang alam tempat kita tinggal menjadik...
Apakah anda merasa bosan saat memakan sarden?
Bahkan ketika kaleng sardennya belum dibuka anda sudah bisa membayangkan rasa sarden itu seperti apa?
Kalau ada yang seperti itu maka kita sehati guys.. haha. Aku juga merasakan hal yang sama seperti itu. Apalagi di tengah kondisi pandemi seperti ini 😩. Bagi yang tidak memiliki urusan penting diluar lebih baik #dirumahaja. Jadi mau tidak mau harus menyetok makanan di rumah/kos. Nah salah satu makanan yang bisa tahan lama disimpan dan bahkan tidak perlu dimasukkan ke dalam kulkas itu siapa lagiii.................... kalau bukan.................... Yups! Sarden kaleng 🎉🎉🎉
Tapi ya kan lama-lama bosen yak makannya begituan mulu. Sarden lagi, sarden lagi. Bukannya kita tidak mau bersyukur. Tapi ya gimana gitu kalo ending-endingnya sama si sarden mulu.. huhu. Akhirnya aku coba-coba deh tuh mengolah si sarden menjadi masakan tumis. Yuk simak resepnya guys! Selamat mencoba!
Bahan:
- Sarden (1 kaleng)
- Bawang putih (1 siung)
- Bawang merah (2 siung)
- Bawang bombai (1 buah)
- Cabai rawit (2 buah)
- Saus tiram (1 sdm)
- Bubuk kaldu jamur (1/2 sdt)
- Sejumput garam
- Sejumput lada bubuk
- Minyak goreng (2 sdm)
Cara Pembuatan:
- Keluarkan sarden dari kalengnya [Tips!] Lebih bagus kalau menggunakan varian sarden in oil. Tapi jika memang tidak ada jangan khawatir! Karena aku punya solusinya.. hahaha. Misal menggunakan sarden tomat, pisahkan ikan dengan kuahnya. Lalu rendam ikan dengan air panas selama sekitar 5 menit agar bumbu asli sarden tomat bisa luruh
- Setelah dipisahkan dari kulitnya, cuci bawang putih, bawang merah, bawang bombai, dan cabai rawit dengan air bersih lalu cincang
- Panaskan minyak goreng
- Tumis bawang putih, bawang merah, bawang bombai, dan cabai hingga wangi dan agak layu
- Masukkan ikan sarden yang sudah dipisahkan dari kuahnya ke dalam wajan/fry pan sambil dihancurkan dengan sodet
- Masukkan bumbu-bumbu (saus tiram, bubuk kaldu jamur, sejumput garam, sejumput lada)
- Koreksi rasa. Jika dirasa sudah pas maka matikan kompornya. Karena sebenarnya sarden itu sudah kondisi matang/siap makan jadi tidak perlu dimasak lama-lama
- Tumis sarden siap disajikan
NB:
Takaran tersebut untuk 2-3 porsi yaa..

Bagi2 resep yg lainnya juga ya Kak 🙏🏻😍
BalasHapus